Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa itu Prestasi Kerja?

Apa itu Prestasi Kerja?

Seseorang yang bekerja, pada dasarnya membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan atau atas dorongan tertentu. Sehingga, dia akan giat bekerja sehingga prestasi kerjanya meningkat.

Prestasi kerja adalah hasil yang diperoleh oleh seseorang yang telah melaksanakan tugasnya/bekerja yang menjadi tanggung jawabnya sebagai amanah kerja. Prestasi kerja ini dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya; skill, pengalaman, dan motivasi orang yang bekerja.

Prestasi Kerja

Untuk lebih jelasnya mengenai prestasi kerja, mari kita telusuri lebih lanjut apa itu prestasi kerja? Kinerja berasal dari Bahasa Inggris “performance’ yang diartikan dengan prestasi kerja, pelaksanaan kerja, pencapaian kerja, hasil kerja, unjuk kerja, dan penampilan kerja.

Mengingat prestasi kerja adalah sama artinya dengan kinerja, maka prestasi kerja dapat diartikan sebagai hasil yang dicapai akibat setelah melakukan kerja yang dilakukannya untuk mendapatkan hasil tersebut.

Apabila seseorang berprofesi sebagai seorang guru, maka ia harus mendidik dan mengajar peserta didiknya. Dengan mendidik dan mengajar secara sungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan dua hasil sekaligus.

Hasil pertama, ia akan mengantarkan anak didiknya lulus sekolah dengan membekalinya ilmu pengetahuan, dan hasil yang kedua, akibat dari proses mendidiknya dalam mengantar anak didiknya, seorang guru dapat menambah prestasi kerjanya. 

Sehingga, dengan prestasi kerja yang baik seorang guru akan mendapatkan imbalan berupa kenaikan gaji atau peningkatan jenjang karir.

Demikian pula profesi lain. Misalnya berprofesi sebagai karyawan di perusahaan. Para karyawan ini tentu akan berlomba-lomba meningkatkan prestasi kerjanya untuk memenuhi kebutuhan atau atas dorongan tertentu. 

Dorongan-dorongan ini bisa jadi ingin karirnya meningkat, gaji dinaikkan, atau apapun yang diinginkan oleh karyawan yang ingin meningkatkan kinerjanya.

Apakah menjadi pekerja yang berprestasi itu tidak baik? Tentu saja baik. Karena prestasi kerja mempunyai hubungan kausalitas dengan produktivitas. 

Maka, semakin meningkat prestasi kerjanya, organisasi/ perusahaan/  sekolah tempat orang yang bekerja tadi juga akan meningkat produksinya, baik produksi berupa barang maupun produksi berupa layanan jasa.

Bagaimana menilai prestasi kerja?

Prestasi kerja tidak terlepas dari penilaian atau evaluasi. Penilaian prestasi kerja adalah suatu proses untuk mengidentifikasi dan merumuskan kekuatan serta keterbatasan individu.

Penilaian prestasi kerja ini sangat penting karena prestasi kerja akan dapat digunakan sebagai pengembangan SDM adalah sangat penting artinya. Hal ini mengingat bahwa setiap orang ingin mendapatkan penghargaan dan perlakuan yang adil dari pemimpin yang bersangkutan.

Penilaian prestasi kerja adalah periodik, bisa satu tahun sekali, tiga tahunan, atau lima tahunan. Tergantung instansi yang menentukan, tapi yang paling kerap terjadi adalah satu tahun yang dikenal dengan istilah DP3 atau Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan.

Dengan DP3 ini merupakan proses yang digunakan pimpinan untuk menentukan apakah seorang pegawai melakukan pekerjaannya sesuai dengan yang dimaksudkan. Semoga Anda termasuk pegawai yang berprestasi.

Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan

Bila Anda punya punya perusahaan, Anda pasti punya karyawan. Sebagai pimpinan, Anda mungkin merasa kesulitan dalam mengurus karyawan Anda. Apalagi saat prestasi kerja karyawan merosot atau tidak optimal, hal ini tentu tidak menguntungkan perusahaan. 

Karyawan adalah elemen penting dalam perusahaan Anda, karena itu Anda sebagai pimpinan harus pintar-pintar mencari cara untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan Anda.

Tips Agar Prestasi Kerja Karyawan Meningkat

Anda tentu ingin perusahaan Anda bisa maju pesat, bukan? Kalau begitu, salah satu cara mengembangkan perusahaan Anda adalah dengan meningkatkan prestasi dan kinerja kerja karyawan Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kinerja karyawan Anda.

Sebagai pimpinan, sebisa mungkin Anda harus memahami karakter setiap karyawan Anda. Memahami mereka adalah langkah awal untuk bersama-sama memajukan perusahaan yang Anda miliki.

Kembangkan suasana kekeluargaan dalam perusahaan, sehingga tercipta rasa nyaman bagi karyawan Anda saat bekerja. Hal ini sangat berpengaruh pada prestasi kerja karyawan Anda.

Karyawan seringkali mencontoh pemimpin mereka. Ini adalah wajar, Anda sebagai pimpinan adalah panutan bagi karyawan. Karena itu, untuk mendisiplinkan karyawan, Anda harus mendisiplinkan diri sendiri lebih dahulu. Misalnya, datang ke kantor lebih pagi dari para karyawan. Hal ini akan membuat karyawan menghormati dan mencontoh perilaku Anda.

Saat karyawan melakukan kesalahan, berbicaralah dengan mereka sebagai teman. Cari tahu apa yang membuat mereka lalai hingga melakukan kesalahan saat bekerja. Mencari titik permasalahan bisa membantu untuk menemukan solusi yang tepat.

Hukuman atau sanksi atas suatu pelanggaran saat bekerja harus diterapkan. Hal ini adalah sebagai alat untuk membuat jera pada karyawan Anda agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Pemberian hadiah bagi karyawan yang telah melaksanakan pekerjaan dengan baik juga sangat dianjurkan. Hal ini untuk memotivasi dan mendorong karyawan terus bekerja dengan baik, sehingga prestasi kerja karyawan pun akan terus meningkat.

Kerja terus-menerus memang sangat baik untuk kemajuan perusahaan, tapi ada baiknya bila Anda memberi hari libur yang cukup bagi karyawan. Agar karyawan punya waktu luang di luar pekerjaan. Saat otak mereka sudah segar kembali setelah berlibur, tentu kinerja mereka menjadi lebih baik.

Hilangkan kesan antara bos dan karyawan. Anda sebagai pimpinan sebaiknya bekerja sama dengan karyawan sebagai teman. Hal ini akan membuat karyawan Anda segan tapi sekaligus merasa nyaman bekerja pada Anda.

Berilah fasilitas memadai bagi karyawan Anda agar mereka bisa bekerja lebih baik dan optimal. Misalnya, menyediakan komputer dan jaringan internet di kantor, atau fasilitas lain yang sesuai dengan pekerjaan di perusahaan Anda.

Itu adalah beberapa tips mudah bagi Anda sebagai pimpinan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan Anda. Tidak sulit, bukan? Intinya adalah ciptakan suasana atau lingkungan bekerja yang baik dan kondusif agar karyawan betah bekerja dan memiliki prestasi yang bagus di perusahaan.

Menulis, Prestasi Kerja Guru

prestasi-guru
credit:[email protected]smalabschoolunsyiah

Prestasi kerja guru tentu berbeda penilaiannya dengan prestasi kerja karyawan yang bertugas memproduksi atau memasarkan sebuah barang. Tidak ada ukuran yang spesifik yang bisa dijadikan tolok ukur seorang guru memiliki prestasi atau tidak.

Termasuk pula, program sertifikasi yang dilakukan pemerintah belum menjadi jaminan apakah hal tersebut sebagai prestasi kerja guru atau hanya untuk menambah penghasilan saja. 

Karena, penilaian sertifikasi itu sendiri boleh dikatakan masih rancu. Sebab hanya berpedoman pada aspek yang bersifat simbolik seperti portofolio guru yang bersangkutan dan pengumpulan berbagai sertifikat keikutsertaan dalam berbagai seminar saja.

Sedangkan ujian sertifikasi yang dilakukan pun, belum bisa dikatakan memenuhi standar kelayakan untuk mendapatkan predikat sebagai guru berprestasi.

Menulis Bagi Guru

Dengan kondisi demikian, lantas apa kriteria yang bisa dijadikan standar prestasi kerja guru? Salah satunya adalah melalui menulis. Seorang guru bisa dikatakan memiliki prestasi bila guru tersebut sudah mampu menghasilkan tulisan yang dimuat dan dipublikasikan kepada masyarakat umum. Apapun hasil tulisan tersebut.

Karena dengan menulis, maka guru memiliki sebuah kemampuan untuk menjabarkan pemikirannya yang bukan hanya bisa dinikmati oleh siswa namun juga diketahui oleh masyarakat luas. Selain itu, guru yang mampu menghasilkan tulisan, berarti guru tersebut memiliki kemampuan membaca yang tinggi.

Hal ini dilandasi bahwa seseorang tidak akan mampu menghasilkan karya tulisan yang baik jika dia tidak pernah membaca. Karena dengan membaca, maka seseorang sama artinya dengan belajar sesuatu yang baru. 

Dan guru yang terbiasa memperoleh suatu ilmu pengetahuan yang baru, akan sanggup pula untuk menciptakan sebuah ilmu yang lebih baru pula.

Media Menulis

Banyak media yang bisa dijadikan wahana bagi seorang guru menulis dalam rangka meraih prestasi kerja guru. Salah satunya melalui media cetak surat kabar. 

Pada saat ini, banyak surat kabar yang memberikan kesempatan pada guru untuk menulis dengan menyediakan kolom khusus bagi para guru. Hal ini tentu merupakan sebuah kesempatan bagi para guru untuk bisa menunjukkan kemampuan mereka.

Selain itu, media jurnal pendidikan juga merupakan wahana bagi guru untuk mengembangkan kemampuan menulis mereka. 

Dengan menulis di jurnal pendidikan, seorang guru bisa memiliki kesempatan untuk menambah jumlah poin akademis mereka guna mendongkrak penilaian untuk penentuan jabatan mereka.

Post a Comment for " Apa itu Prestasi Kerja?"