Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Motivasi Hidup-8 Langkah Agar Tidak Terjebak Pada Masa Lalu Anda


Motivasi Hidup-8 Langkah Agar Tidak Terjebak Pada Masa Lalu Anda

Berawal dari sebuah quotes yang cukup menggugah hati dari Merry Riana (Salah satu motivator sukses tanah air) yang mengatakan, "Biarlah Yang Lalu Berlalu Karena Yang Lebih Indah Sudah Menunggumu", membuat saya tertarik untuk membuat sebuah artikel yang membahas tentang hal tersebut.

Mungkin saja banyak dari kita yang selalu di hantui pleh bayangan masa lalu, hal yang membuat diri kita mengalami  banyak malam tanpa  bisa tidur dengan nyenyak . Malam ketika kita merasa begitu khawatir tentang sesuatu yang telah terjadi di masa lalu kita dan pada kenyataannya bahwa kita membiarkannya mendikte masa depan kita. 

Berikut ini adalah 8 Langkah Agar Tidak Terjebak Pada Masa Lalu Anda, antara lain :

1. Belajar Dari Masa Lalu Tetapi Tidak Membiarkan Diri Anda Tinggal Di Sana

Sebuah pengalaman negatif dan buruk yang pernah  Anda alami di masa lalu sebenarnya dapat digunakan untuk belajar agar tidak terjadi lagi di masa depan. Tidak peduli seberapa menyakitkannya pengalaman Anda tersebut maka Anda perlu meluangkan waktu untuk merenungkan kembali pengalaman tersebut dan melihat kembali cara-cara pada saat itu supaya tidak terulang kembali nantinya.

Anda dapat belajar dari pengalaman Anda tersebut dengan cara  merenungkan beberapa pertanyaan sederhana berikut ini :
  • Apa yang sebenarnya terjadi ? Jawaban hanya dengan menghadapi fakta.
  • Emosi apa yang saya rasakan? Saya pribadi ingin menuliskannya.
  • Bagaimana saya dapat menggunakan ini untuk memberdayakan diri dan perasaan saya?
Setelah menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut, maka saatnya bagi Anda untuk melanjutkan hidup Anda. Sementara merenungkan apa yang sudah terjadi di masa lalu untuk sedikit waktu dapat diterima, namun jika Anda tinggal di sana hanya akan menjaga pikiran negatif dan membuat diri Anda menjadi terkurung dan terjebak tanpa bisa keluar lagi.

2. Ekspresikan Diri Anda

Jangan ragu untuk mendapatkan rasa sakit di dada Anda. Apakah itu tentang berbicara dengan orang atau individu yang telah melukai perasaan Anda (atau yang telah Anda rugikan), sharing ke teman - teman Anda atau menuliskannya, mengekspresikan perasaan Anda dapat membantu Anda dalam memilah apa, jika ada masalah apa yang perlu dilakukan untuk memperbaikinya.

Hal yang lebih penting lagi adalah ternyata itu baik untuk kesehatan Anda. Menurut pendapat Dr Edmund Bourne, penulis " Kecemasan Dan Ketakutan", mengatakan bahwa berpegang pada perasaan Anda akan mengarah pada timbulnya  kecemasan, depresi, sakit kepala dan tekanan darah tinggi.

Menurut seorang pakar lain yakni Gloria Horsley dari OpentoHope mengatakan "ketika saatnya untuk mengekspresikan perasaan Anda, pastikan untuk menggunakan pesan " Saya ". Jelaskan tingkat emosi Anda, dan berbagi dengan seseorang yang akan mendengarkan dan tidak menghakimi Anda. Ini akan membantu Anda dalam mengekspresikan diri Anda dan melaluinya dengan baik.

3. Berhenti Menunjuk Jari

Memainkan peran sebagai seorang korban itu mudah dan kadang terasa cukup bagus, apalagi dibandingkan dengan menerima kebenaran. Masalahnya adalah, menyalahkan orang lain dapat mencegah diri Anda dari kemajuan. Hal yang paling sering Anda lakukan adalah menunjukkan jari Anda hanya untuk mengeluh.

Seorang pakar yang bernama Ruchika Batra menyatakan bahwa menyalahkan orang lain memberikan kekuasaan kepada orang lain dan membuat kita menjadi kecil. Batra juga mengatakan, "ketika kita menyalahkan, kita secara otomatis memasuki zona negatif. Kami membenci orang lain atau faktor eksternal karena kami tidak mampu membentuk kehidupan ke dalam kebaikan diri kita sendiri".

4. Fokus Pada Saat Ini

Salah satu cara yang paling efektif untuk melepaskan masa lalu adalah dengan memikirkan masa sekarang. Daripada menghidupkan kembali masa lalu yang di penuhi dengan hal negatif, maka lebih baik  menjaga diri Anda aktif dan menikmati apa yang ada saat ini. Belajar keterampilan baru. bermeditasi dan latihan, makan malam dengan seorang teman, dan membuat teman baru. Apa pun itu, akan membuat Anda fokus pada saat ini. 

Para pakar Psikologi hari ini menyatakan bahwa "orang sadar lebih bahagia, lebih riang, lebih empati, dan lebih aman."

5. Putuskan Sebentar

Biarkan diri Anda untuk mengambil beberapa waktu pergi sehingga Anda dapat membersihkan isi kepala Anda. Menghapus diri dari situasi dengan menjauhkan diri dari orang, tempat dan hal yang mengingatkan Anda tentang masa lalu. Berlatih cara untuk memutuskan hubungan untuk sementara akan memberikan Anda kesempatan untuk mengalami sesuatu hal yang positif, bahkan jika itu hanya berkemah di sebuah perkemahan terdekat tanpa akses ke media sosial.

6. Pikirkan Tentang Orang Di Sekitar Anda

Sesekali cobalah untuk menginventarisir orang - orang di sekitar Anda. Siapa saja yang negatif dan selalu membawa Anda ke bawah? Siapa orang yang terkait dengan masa lalu Anda dan  cobalah untuk menjauh darinya.  Anda mungkin perlu untuk menjauh dari individu ini untuk menemukan lebih banyak orang positif yang akan memberdayakan Anda.

Dapatkan diri Anda di luar sana dan temukan  kelompok baru, teman baru dan kenalan baru yang dapat membantu Anda untuk terus bergerak maju.

7. Maafkan Mereka Yang Melakukan Kesalahan Terhadap Anda

Jika perasaan Anda pernah terluka oleh seseorang, hal terakhir yang Anda mungkin ingin lakukan adalah memaafkan mereka. Tapi, seperti apa yang Dr Wayne Dyer katakan bahwa, "memaafkan orang lain adalah penting untuk pertumbuhan spiritual". Dr. Dyer memiliki langkah - langkah untuk membantu Anda memaafkan seseorang, seperti merangkul masa lalu sambil bergerak, membuat perjanjian baru dengan diri sendiri, tidak akan tidur ketika sedang dalam keadaan marah dan bersikap baik dan murah hati.

Sementara Anda berada disana, memaafkan diri sendiri. Tidak ada yang sempurna dan kita semua pernah  membuat sebuah kesalahan. Daripada menendang diri sendiri untuk kesalahan masa lalu Anda, akan lebih baik jika Anda memotong diri Anda sendiri dan fokus pada pelajaran yang telah Anda pelajari. Setelah Anda tidak membawa kemarahan dan kebencian, maka Anda akan dapat melanjutkan hidup Anda.

8. Membuat Kenangan Baru

Pada akhirnya, mulai membuat sesuatu yang baru, kenangan positif untuk menggantikan kenangan - kenangan negatif dari masa lalu Anda. Luangkan waktu Anda dengan orang yang bisa membuat Anda merasa berbahagia, apa yang membawa Anda bersukacita dan di tempat yang membawa Anda merasa damai. Membuat kenangan baru akan jauh lebih baik daripada terjebak di masa lalu.

Itulah ulasan artikel tentang Motivasi Hidup-8 Langkah Agar Tidak Terjebak Pada Masa Lalu Anda. Semoga bisa menginspirasi dan memotivasi diri Anda untuk terus maju dan berkembang.


referensi : entrepreneur.com

Post a Comment for "Motivasi Hidup-8 Langkah Agar Tidak Terjebak Pada Masa Lalu Anda"