Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Cara Merancang Pelatihan Karyawan


Tips Cara Merancang Pelatihan  Karyawan

Artikel Tips Cara Merancang Pelatihan  Karyawan ini adalah lanjutan dari artikel saya sebelumnya yaitu mengenai tingkat SDM di perusahaan.

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya merancang sebuah pelatihan untuk karyawan secara tepat. Ingat tujuan diadakannya program training tersebut adalah untuk meningkatkan level kompetensi karyawan ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebelum anda merancang sebuah pelatihan karyawan yang tepat guna maka anda terlebih dahulu harus melakukan analisa agar bisa mengetahui kebutuhan pelatihan seperti apa yang tepat untuk di adakan. Cara nya adalah dengan membandingkan antara kualifikasi SDM yang anda inginkan dengan kondisi aktualnya sekarang.

Perlu anda ketahui bahwa kebutuhan pelatihan itu sangat unik, dimana antara satu organisasi dengan organisasi yang lain di butuhkan pelatihan yang berbeda. Pun demikian untuk satu departemen dengan departemen yang lain dalam sebuah perusahaan juga mempunyai kebutuhan pelatihan yang berbeda pula.
Lalu bagaimana caranya untuk merancang atau mengorganisasi sebuah pelatihan karyawan ?

Disini saya akan coba share kepada anda beberapa pelatihan yang cocok untuk di lakukan berdasarakan pada tingkat kualifikasi SDM di perusahaan.

TENTUKAN KEBUTUHAN PELATIHAN

1. KONDISI AKTUAL
  • Tingkat karyawan baru ( Pendatang baru ).
KONDISI YANG DIINGINKAN
  • Naik ke tingkat Karyawan ( Cekatan ).
KEBUTUHAN PELATIHAN
  • Peraturan Perusahaan
  • Motivasi
  • SOP atau Prosedur Kerja
  • Pelaporan
  • Aplikasi Komputer
2. KONDISI AKTUAL
  • Tingkat karyawan ( Cekatan ).
KONDISI YANG DIINGINKAN
  • Naik ke tingkat ahli
KEBUTUHAN PELATIHAN
  • Tekhnis ( Terkait pekerjaan )
  • Produktivitas dan Manajemen Waktu
  • Quality control dan ISO
  • Keuangan dasar dan budgeting
  • Kerjasama tim
3. KONDISI AKTUAL
  • Karyawan tingkat ahli
KONDISI YANG DIINGINKAN
  • Naik ke tingkat Pewujud
KEBUTUHAN PELATIHAN
  • Pemasaran
  • Study kelayakan dan project
  • Komunikasi, presentasi dan bahasa asing
  • Penegakan wewenang dan Politik positif
  • Manajemen 
4. KONDISI AKTUAL
  • Karyawan tingkat Pewujud
KONDISI YANG DIINGINKAN
  • Naik ke tingkat Pencetus
KEBUTUHAN PELATIHAN
  • Kewirausahaan
  • Keuangan tingkat lanjut dan portofolio
  • Perilaku organisasi
  • Pengambilan keputusan
  • Menerima pendelegasian tugas ( Praktek )
MERENCANAKAN SEBUAH PELATIHAN
Perencanaan pelatihan biasanya di lakukan terkait dengan rencana kerja tahunan dan tercantum dalam rencana budget . Karena masuk dalam rencana tahunan maka penyusunan materi pelatihan harus di lakukan di tahun sebelumnya.

Perencanaan pelatihan terdiri dari 5 ( lima) aspek yaitu :

(1). Kebutuhan pelatihan, di tetapkan berdasarkan rencana kerja tahunan dan rencana pengembangan kompetensi karyawan.

(2). Penjadwalan pelatihan, berdasarkan pada kebutuhan prioritas ( mendesak ) serta meminimalkan gangguan proses produksi perusahaan.

(3). Pemberi materi pelatihan, dapat di pilih dari internal perusahaan setelah sebelumnya dia mendapatkan pelatihan dari luar perusahaan. Internal trainer biasanya akan jauh lebih efektif jika menyangkut masalah teknis.

(4). Biaya pelatihan, pastikan bahwa budget training telah di setujui oleh Manajemen Perusahaan.

(5). Evaluasi pelatihan, untuk melihat hasil yang di dapatkan dan mencatat kekurangan - kekurangannya untuk penyempurnaan pelatihan berikutnya.

MENGORGANISASI PELAKSANAAN PELATIHAN
Pengorganisasian pelatihan akan menyita banyak tenaga dan waktu anda. Sebagai alternatif jika departemen anda bukanlah departemen HRD sebaiknya anda menyerahkan penyelenggaraan pelatihan kepada HRD. Mendatangkan konsultan pelatihan karyawan dari luar yang profesional bisa jadi pertimbangan. 

Pelaksanaan pelatihan bisa di lakukan di dalam area perusahaan atau bisa juga di lakukan di luar area perusahaan. Untuk pelatihan yang sifatnya membutuhkan simulasi lapangan seperti teamwork, Pengembangan sikap dan mental sebaiknya di lakukan di luar area perusahaan.

MENGEVALUASI  SEBUAH PELATIHAN
Secara materi, pelatihan bisa di kelompokkan menjadi dua jenis yakni pelatihan generik dan pelatihan unik.

Pelatihan generik adalah pelatihan keahlian yang sifatnya umum dan bisa di aplikasikan pada banyak bidang seperti produksi, pemasaran dan sebagainya. Evaluasi terhadap jenis pelatihan ini membutuhkan pengamatan yang lama karena dampak dan hasil nyata dari pelatihan jenis ini memang untuk jangka panjang.

Pelatihan unik adalah pelatihan keahlian pada suatu bidang tertentu, dan jenis pelatihan ini tidak bisa di aplikasikan pada bidang yang lain. Contohnya pelatihan pengoperasion mesin A, tidak dapat di terapkan pada mesin B. Evaluasi terhadap jenis pelatihan ini relatif lebih mudah karena dampak dan hasil nyatanya langsung terlihat. Caranya adalah dengan membandingkan kondisi atau hasil sebelum pelatihan dengan hasil setelah pelatihan. Kalau ada peningkatan itu artinya pelatihan yang di berikan berhasil. 

Demikianlah artikel mengenai bagaimana mengorganisasikan sebuah pelatihan karyawan di Perusahaan. Semoga memberikan pengetahuan dan manfaat bagi anda.

Terima kasih telah mampir ke blog saya.

Post a Comment for "Tips Cara Merancang Pelatihan Karyawan "