Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hindari 4 Tindakan Yang Salah Dalam Mendidik Anak-Menggurui Adalah Salah Satunya


Hindari 4 Tindakan Yang Salah Dalam Mendidik Anak

Ada banyak cara dan metode yang bisa kita aplikasikan dalam usaha kita sebagai orang tua dalam mendidik anak - anak kita. Kita kadang berfikir bahwa diri kita pasti benar dan untuk alasan itu amaka kita terkadang memaksakan kemauan kita kepada anak -anak kita. Kita kurang bersikap bijaksana dalam hal ini, karena seyogyanya kita juga seharusnya menghargai apa yang menjadi pendapat anak.

Di bawah ini saya akan bagikan kepada Anda mengenai 4 hal yang salah dalam mendidik anak, di antaranya adalah :

1. Terlalu Ikut Campur Urusan Anak

Hal tersebut adalah salah satu hal yang harus di hindari oleh kita sebagai orang tua, terlebih ketika anak - anak kita sudah mulai beranjak dewasa, dimana biasanya seorang anak ingin diberikan sebuah  kepercayaan dalam memutuskan sesuatu. Seringkali kita sebagai orang tua lupa, bahwa dulu saat kita masih berusia remaja, kita juga tidak suka jika orang tua kita terlalu ikut campur bukan?

Masa remaja adalah masa - masa di mana anak - anak kita menentukan sendiri  apa yang mereka inginkan, misalnya mengenakan baju warna apa, makan di mana, atau mengikuti ekstrakurikuler apa di sekolahnya. Sebagai orang tua, biarkan anak belajar mengambil keputusan dan menerima konsekuensi atas keputusan yang telah mereka pilih tersebut. Nantinya setelah anak dewasa, ia sudah terlatih untuk bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihan hidupnya.

2. Menggurui Mereka

Bukan menggurui mereka, akan tetapi menjadi teman baik mereka adalah cara mendidik anak remaja yang terbukti sangat - sangat efektif dan berhasil.

Komunikasi yang baik hanya akan terjalin jika kita sebagai orang tua berusaha memposisikan diri sebagai teman bagi anak - anak kita. Anak remaja biasanya butuh untuk didengarkan dan dipahami oleh kita. Dengan memposisikan diri sebagai teman dan berkomunikasi dengan mereka, maka mereka akan merasa nyaman untuk bercerita kepada Anda ketika ada masalah.

Selanjutnya, cobalah untuk mencari tahu apa yang menjadi minat dan keinginan mereka, lalu arahkan mereka pada hal - hal yang positif, setelah itu barulah Anda coba menasehatinya.

3. Berfikir Anak Harus Menuruti Keinginan Kita 

Walaupun pada prinsipnya seorang anak adalah cerminan dari kedua orang tuanya, namun hal tersebut bukan berarti bahwa anak - anak kita harus sama dengan diri kita. Sebagai orang tua, kita seharusnya ingat bahwa anak kita bukanlah duplikat atau photo copy dari diri kita. Mereka adalah pribadi yang berbeda dengan kita.

Yang perlu untuk kita lakukan adalah melakukan pengawasan, selama mereka tidak melenceng dari nilai-nilai agama dan keluarga, sebaiknya kita tidak perlu mencampuri pilihan anak. Memberikan saran atau perspektif sebagai orang tua kepada anak memang boleh, asalkan tetap menghormati pilihan anak.

Kita sebaiknya justru harus waspada terhadap hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai - nilai agama, keluarga, dan norma hukum, agar anak terhindar dari pengaruh negatif, misalnya kenakalan remaja yang akhir - akhir ini tambah memprihatinkan.

4. Memberi Contoh Hanya Berupa Kata - Kata, Bukan Tindakan Nyata

Sudah menjadi sebuah rahasia umum bahwa salah satu cara kita untuk belajar sesuatu adalah dengan menirunya. Sikap ini akan terbentuk sejak anak kita berusia dini sampai dewasa. Anak - anak akan melihat perbuatan dan tindakan kita dan mengikutinya daripada nasehat yang hanya berupa kata - kata saja tanpa adanya tindakan nyata dari kita.

Jika ingin anak kita rajin beribadah, maka kita harus melakukan dan mengerjakan ibadah secara rutin dan biarkan anak -anak kita melihatnya. Akan jauh lebih mudah mengajak mereka untuk melakukan sesuatu, jika mereka melihat kita melakukannya terlebih dulu.

Itulah artikel tentang 4 Tindakan Yang Salah Dalam Mendidik Anak. Semoga artikel ini berguna dan bermanfaat untuk kita sebagai orang tua dalam mendidik anak - anak remaja kita.


Referensi : republika.co.id

Post a Comment for "Hindari 4 Tindakan Yang Salah Dalam Mendidik Anak-Menggurui Adalah Salah Satunya"