Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kumpulan Kata - Kata Bijak Tentang Hidup Dalam Bahasa Jawa


Kumpulan Kata - Kata Bijak Tentang Hidup Dalam Bahasa Jawa
image : flickr.com

Sejak zaman dahulu kala, jauh sebelum berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), suku Jawa telah terkenal hingga ke Mancanegara. Hal tersebut tidak lepas dari adanya kerajaan - kerajaan besar yang berada di pulau Jawa kala itu, misalnya kerajaan Majapahit, Kerajaan Kediri dan kerajaan Mataram.

Banyak nilai - nilai luhur yang di wariskan oleh para leluhur orang Jawa kepada generasi berikutnya sampai dengan sekarang, dimana nilai - nilai tersebut tetap terjaga dengan baik.

Nilai - nilai budi pekerti yang luhur  tersebut sangat bagus untuk dijadikan sebagai bahan renungan, sebagai pedoman hidup dan diteladani, khususnya bagi orang jawa sendiri dan umumnya untuk masyarakat dan bangsa Indonesia.

Pada artikel kali ini saya akan membagikan kata - kata bijak tentang motivasi hidup dalam bahasa Jawa yang sering kita dengar dalam keseharian kita beserta dengan makna yang tersirat di dalamnya. 

Kata - kata bijak tersebut antara lain :

1. "WITING TRESNO JALARAN SAKA KULINO".

Artinya : Awal datangnya cinta sebab karena terbiasa.

Makna yang terkandung dalam kata bijak tersebut adalah Jatuh cinta datang kepada seseorang akibat terbiasa. Yang di maksud dengan terbiasa di sini adalah karena seringnya bertemu, berinteraksi dan berhubungan di antara seorang pria dengan seorang wanita. Akibat dari seringnya bertemu maka lama - kelamaan terjalin komunikasi yang baik dan saling pengertian sehingga akhirnya timbulah rasa cinta tersebut.

2. "MEMAYU HAYUNING BAWONO, AMBRASTO DHUR ANGKORO".

Artinya : Manusia hidup di dunia ini harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat - sifat tamak, serakah dan angkara murka.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah memberikan sebuah pesan kepada kita sebagai manusia bahwa hidup di dunia ini hendaklah berusaha membuat dunia ini indah, penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang kepada seluruh mahluk dan alam semesta dan menghilangkan segala macam bentuk sifat - sifat tercela seperti sifat tamak, sifat serakah dan sifat angkara murka yang merupakan sumber kerusakan di dunia ini.

3. "NGUNDHUH WOHING PAKARTI".

Artinya : Setiap perbuatan manusia pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan perbuatannya itu.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah mengingatkan kepada kita bahwa sekecil apapun perbuatan kita di dunia ini, apakah itu perbuatan baik ataupun perbuatan jahat pasti kelak akan mendapatkan balasan yang setimpal. 

Ada sebuah pepatah dalam bahasa Indonesia yang cukup terkenal mengatakan, "Siapa yang menanam maka Ia akan menuai hasilnya ". Oleh karena itu kata bijak tersebut mengingatkan kepada diri kita hendaknya selalu berhati - hati dalam bertindak, jangan melakukan perbuatan jahat yang akan membuat kita dalam kerugian, akan tetapi  lebih mulia untuk berbuat kebaikan karena kita akan mendapatkan balasan yang baik pula,

4. "OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN".

Artinya : Jadi orang hendaknya jangan  mudah merasa heran, tidak mudah merasa menyesal, jangan mudah terkejut dengan sesuatu, tidak kolokan atau manja.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai manusia jangan mudah merasa terheran - heran karena sesuatu, karena akibatnya kita bisa saja menjadi terperdaya oleh hal itu. Jangan pula kita mengeluh dan menyesali apa yang terjadi pada diri kita dan apa yang kita miliki saat ini. Ingatlah, bahwa semua yang kita miliki di dunia ini pada hakekatnya bukanlah milik kita karena itu senua adalah milik sang Maha Pencipta yang di titipkan kepada kita. Kelak kita akan kembali ke sisi Tuhan tanpa membawa apapun yang kita miliki tersebut. Untuk itu akan lebih baik jika selalu mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang telah Dia berikan kepada kita selama ini.

Selain itu sebagai seorang manusia kita juga tidak boleh merasa terkejut atas sesuatu yang terjadi pada diri kita. Di sinilah kita perlu menyadari bahwa hidup membutuhkan sebuah perencanaan dan tujuan yang jelas, sehingga kita tidak akan merasa terkejut ketika tiba - tiba sesuatu terjadi pada diri kita.

Kemudian sebagai manusia kita juga tidak boleh selalu merasa manja dan cengeng. Selalu mengharapkan bahwa sesuatu yang baik akan terjadi pada diri kita dengan sendirinya. Hal ini tentu saja salah karena siapapun yang menginginkan nasibnya berubah maka ia haruslah mengusahakannya. Bukankah Tuhan telah mengatakan bahwa Dia tidak akan merubah nasib seseorang ketika orang tersebut juga tidak berusaha untuk mengubahnya. Jadi bergerak, bertindak dan berusaha merupakan kewajiban kita sebagai manusia bukannya malah berdiam diri sembari berharap eajaiban akan terjadi pada diri kita.

5. "URIP IKU URUP".

Artinya : Hidup Kita Sebagai Manusia Hendaknya bisa menjadi Cahaya bagi sesamanya.

Makna yang tersirat dalam kata bijak tersebut adalah bahwa kita sebagai manusia hendaknya menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain. Semakin besar manfaat yang dapat kita berikan kepada orang lain maka semakin besar pula makna hidup kita.

6. " OJO KEMINTER MUNDHAK KEBLINGER, OJO CIDRO MUNDHAK CILOKO".

Artinya : Jadi manusia itu jangan sok pintar karena nanti bisa salah arah dan tujuan, jangan mudah berbuat kecurangan karena nanti akan membuat celaka.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut sangatlah jelas yaitu agar kita sebagai manusia selalu berbuat kebaikan di dunia ini karena kita harus percaya bahwa hukum karma itu ada. Jika kita merasa sombong dan jumawa maka bersiaplah suatu saat nanti hal itu akan membuat kita jatuh.

7. "NGULURUK TANPO BOLO, MENANG TANPAO NGASORAKE, SEKTI TANPO AJI - AJI, SUGIH TANPO BONDHO".

Artinya : Berjuang tanpa perlu membawa bala tentara atau massa, Menang tanpa merendahkan dan mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan, kekayaan ataupun  keturunan dan Kaya tanpa didasari kebendaan atau harta. 

Makna yang tersirat dari kata bijak ini adalah kita sebagai manusia hendaknya selalu berjuang walaupun harus berjuang sendirian, memenangkan sebuah pertarungan tanpa merendahkan martabat lawan kita, menjaga kewibawaan kita walupun kita tidak memiliki kedudukan dan merasa cukup dengan apa yang kita miliki karena itu merupakan pemberian dari sang Maha Pencipta yang harus di syukuri, tetaplah merasa kaya sekalipun mungkin hidup kita tidak memiliki banyak harta.

8. "AJINING DIRI SOKO LATHI, AJINING ROGO SOKO BUSONO".

Artinya : Kehormatan seseorang adalah pada lisan atau omongannya, Kehormatan tubuh atau badan  adalah dari pakaian yang di kenakannya.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai manusia hendaknya selalu menjaga perjkataan kita, karena kita akan di nilai opleh orang lain dari apa yang kita ucapkan. Oleh karena itulah maka kita harus memperhatikan segala perilaku kita dalam perggaulan dengan sesama manusia. Janganlah mengucapkan kata - kata yang kotor dan menyakitkan karena itu akan melukai perasaan orang lain.

9. "ING NGARSO SUNG TULODHO, ING MADYO MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI".

Artinya : Di depan memberikan keteladanan, di tengah membangun kemauan atau semangat, dan di belakang memberikan dukungan.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai manusia hendaknya mengambil peran ketika kita berada di depan sebagai seorang pemimpin  hendaknya memberikan sebuah keteladanan, ketika kita berada di tengah hendaknya kita selalu membangun kemauan dan semangat dan ketika kita berada di belakang sebagai rakyat biasa kita selalu memberikan dukungan kepada pemimpin kita. 

Kata bijak ini juga di gunakan sebagai sebuah semboyan untuk Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia.

10. "MIKUL DHUWUR MENDHEM JERO".

Artinya : Menjunjung tinggi harkat, martabat dan kehormatan orang tua, serta menutupi segala kekuarangannya.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai seorang anak, hendaknya selalu menjunjung tinggi harkat, martabat dan kehormatan orang tua kita dan berusaha sekuat tenaga untuk menutupi segala kekurangannya. Dengan kata lain adalah kita berkewajiban untuk memuliakan derajat orang tua kita serta mengesampingkan aib dan menguburnya dalam - dalam.

11."BECIK KETHITIK OLO KETORO".

Artinya : Setiap perbuatan baik pasti akan mendapatkan kebaikan dan setiap perbuatan jahat suatu saat pasti akan terungkap.

Makna dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai manusia hendaknya selalu berbuat kebaikan, karena setiap perbuatan baik maka pasti akan mendapatkan balasannya, sementara jika kita berbuat jahat maka suatu saat pasti akan terungkap juga. Jadi dalam kehidupan ini kita di tuntut untuk selalu bersikap hati - hati dan tidak sembrono.

12. "OJO RUMONGSO BISO, NANGING BISAO RUMONGSO".

Artinya : Jangan merasa sudah bisa, akan tetapi bisalah merasakan.

Makna dari kata bijak tersebut adalah kita sebagai manusia hendaknya jangan merasa sok bisa, sehingga hal tersebut bisa membuat kita berbuat ceroboh dan gegabah, melainkan sebaliknya bersikaplah biasa saja dan tidak sombong dan selalu tahu kapasitas diri kita.

13. "OJO DUMEH".

Artinya : Jangan mentang - mentang (sombong).

Makna dari kata bijak ini adalah kita sebagai manusia jangan merasa sombong, bersikap acuh dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar kita hanya karena kita mempunyai kelebihan harta atau yang lainnya.

Jika kita mempunyai kelebihan maka kita harus bersyukur dan jangan sombong yang bisa membuat kita lupa diri, karena pada dasarnya apa yang kita miliki itu bukanlah milik kita melainkan milik sang Maha Pencipta yang dititipkan kepada kita. Selalu mencitai dan menyayangi sesama manusia jauh akan membuat kita mulia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

14. "SEPI ING PAMRIH , RAME ING GAWE".

Artinya : Jangan mengharapkan pamrih (imbalan) , akan tetapi bekerjalah dengan giat dengan penh keikhlasan.

Makna yang tersirat dari kata bijak tersebut adalah jangan lah kita bekerja karena mengharapkan sebuah imbalan yang akan kita terima, akan tetapi bekerja giatlah dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan imbalan.

Demikian ulasan artikel tentang Kumpulan Kata - Kata Bijak Tentang Hidup Dalam Bahasa Jawa. Semoga artikel ini bisa menjadi sumber inspirasi untuk Anda semua.


referensi :hot.liputan6.com, wikipedia.com

Post a Comment for "Kumpulan Kata - Kata Bijak Tentang Hidup Dalam Bahasa Jawa"